My Journey..

24 March 2010

Me and Extreme Rides

When : 2006-2009
Where : Indonesia, Japan

I can say that I’m an adrenaline junkie! Gw paling hobi main ke amusement park, dan nyobain wahananya satu persatu. Semakin “mengerikan” suatu wahana, semakin menantang dan semakin seru pastinya! That’s why I don’t really like Disneyland, because it’s kinda childish and boring 😦

Lucky for me, Jepang merupakan negara yang punya sederet theme park, dan beberapa roller coasternya bahkan pernah tercatat di Guiness Book of World Record, sebagai yang tercepat, tertinggi, ataupun terpanjang.

Described below are currently my most-fave-rides, sorted in descending orders :

10. Obakeyashiki, Fujikyuu Highland (Amusement Level : 3)
Yang satu ini nggak bisa dikategorikan sebagai “ride” sih, soalnya ini adalah rumah hantu yang bentuknya rumah sakit. Standar? Not really. Rumah sakit yang satu ini punya jalur yang panjangnya 700m, and it took me around 30 minutes to complete one round! Bahkan kabarnya sekarang sudah “diupgrade” menjadi 1km dan kira2 perlu waktu satu jam untuk menamatkan dari pintu masuk sampai keluar. Dan mereka begitu canggih dalam membangun rasa ketakutan para “pasien”nya. Hampir semua yang berhasil keluar dari rumah sakit ini nangis jejeritan! Gimana nggak bikin penasaran? Well, I definitely am not a big fan of rumah hantu, but this definitely is one of the best. But somehow, karena terlalu panjaaaang dan laaaamaa, it’s getting boring (for me). Jadinya pengen cepet2 keluar bukannya krn ketakutan tapi justru karena bosen. But still, dekor set, tata lampu, tata suara, make-up dan kostumnya patut diacungin jempol.

9. Journey to the Center of the Earth, Disneysea Tokyo (Amusement Level : 4)
Diadaptasi dari film berjudul sama yang dibintangi oleh Brendan Fraser, coaster ini memang mengajak penumpangnya untuk turun ke dasar bumi yang paling dalam. Meskipun rute coasternya bisa dibilang standar (nggak terlalu banyak putaran atau belokan tajam), tapi dengan kecepatan yang lumayan tinggi (75km/h), durasi yang cukup (sekitar 3menitan), dan kejutan yang manis di akhir, untuk ukuran wahananya Disney, this ride was quite enjoyable!

8. Hollywood Dreams, Universal Studio Japan (Amusement Level : 5)
Waktu gw kesana, hypercoaster 0G (zero-gravity) ini masih baru2nya dibuka. Wajar, ngantrinya jadi panjang buanget! But it was worth it! Dengan seat yg cukup lebar dan menutupi sampai kepala, di sebelah kiri dan kanan atasnya ada speaker, dimana sebelum mulai meluncur, kita bisa memilih lagu yang mau kita dengarkan sepanjang permainan. Dan serunya, irama lagunya somehow cocok sama gerakan coasternya. So fun!

7. Bali Slingshot, Legian (Amusement Level : 5)
Bisa dibilang, wahana ini menggunakan prinsip dasar ketapel. Slingshotnya sendiri berbentuk rangka bola raksasa terbuat dari besi, dengan dua seat yg masing2 dilengkapi dengan safety belt. Kemudian, ketika mesin dijalankan, itu adalah saat dimana karet ketapelnya ditarik. 3, 2, 1, GOO!! Bolanya terlontar ke atas sampai setinggi 52m, kemudian mengayun-ngayun jungkir balik untuk sekitar satu menit. It was fast, but it felt really good. Sayang, mungkin karena kurang tinggi, jadi daya lontarnya cepat habis, the fun wasn’t last that long. Mungkin next time harus coba yang di Clarke Quay (mahal sih!)

6. Tornado, Dunia Fantasi Jakarta (Amusement Level : 6)
I dare say, this is my most fave local ride, at the moment. Untuk ukuran Dunia Fantasi yang rata-rata wahananya berusia bahkan lebih tua dr umur gw *lebay*, wahana terbarunya ini termasuk yang cukup luar biasa. Walaupun sempat ada gosip-gosip soal malfungsi Tornado (bahkan kabarnya sampai ada yang meninggal), I don’t really care. Konsepnya sih kurang lebih sama seperti namanya, gerakannya seperti tornado yang muter-muter di satu poros naik-turun, dengan kapasitas 40 orang, tinggi 17m, jenis suspended twist arm ditambah special effect berupa water fountain (lumayan kalo lagi panas2nya). Naik satu kali saja memang tidak pernah cukup. Untungnya waktu main kesana, Dufan pas lagi agak sepi, jadi bisa naik lagi dan lagi ^^.

5. Dodonpa, Fujikyuu Highland (Amusement Level : 6)
Wahana ini pernah tercatat di Guiness Book sebagai roller coaster yang tercepat di dunia. Dan kenyataannya? Memang cepat! Dengan kecepatan 170km/h, Dodonpa memang sebegitu cepatnya, bahkan terkadang ada penumpang yang nggak sadar kalau di tengah2 jalurnya ada tanjakan 90-derajat! Bahkan wahana ini pun sudah mengintimidasi calon penumpang sejak dari antriannya. Sepanjang mengantri kami disuguhi theme songnya yang bener2 bikin kimochiwarui (perasaan jadi nggak enak). Begitu naikpun, coasternya nggak langsung meluncur dengan cepat. Penumpang dibawa perlahan ke suatu belokan, lalu disitu ada “landas pacu” seperti pesawat, kemudian terdengar countdown : 3,2,1, (jeda sepersekian detik). DASH! Yang terasa cuma angin kencang menerpa. Luar biasa!

4. Fujiyama, Fujikyuu Highland (Amusement Level : 7)
Ini mungkin adalah rollercoaster tertua yang ada di Fujikyuu Highland (launching tahun 1996), tapi sampai sekarang masih tetap jadi favorit, karena memang luar biasa menyenangkan dan pernah tercatat juga di Guiness Book sebagai rollercoaster tertinggi (78m). Karena sudah agak tua, kenyamanannya sih agak kalah ya sama mesin2 baru, sehabis naik pasti lumayan sakit karena terbentur kiri-kanan, tapi soal keamanan nggak usah diragukan, penumpang wajib melepas segala macam jam, kalung, topi, syal, dan mengosongkan kantong baju/celana. Bahkan beberapa orang teman yg berjilbab sempat diwajibkan untuk melepas jilbabnya atau mereka tidak diperbolehkan naik (khawatir kalau-kalau nanti jilbabnya lepas di tengah jalan bakal nyangkut di relnya dan membahayakan penumpang lain), tapi untungnya akhirnya mereka diperbolehkan naik dengan syarat mereka harus memakai jaket bercapuchon, dan mengancingkan jaket tersebut rapat-rapat. Fujiyama juga berhasil “mempermainkan emosi” penumpang, dengan sengaja memasang label ketinggian di sebelah kanan relnya, seakan-akan penumpang diajak ikut berhitung, 50m, 60, 70m, lalu kereta berhenti sesaat di puncak, dan penumpang pun disuguhi pemandangan Gunung Fuji yang cantik tepat berdiri di depan mata (nggak heran kan dikasih nama Fujiyama) sebelum akhirnya kereta meluncur kebawah dengan kecepatan tinggi (130km/h). Bener2 bikin pengen naik lagi dan lagi!

3. Blue Fall, Hakkeijima Sea Paradise (Amusemente Level : 7)
Yang bikin pengen dateng ke Sea Paradise ini sbenernya rollercoasternya. Tapi kecewa berat krn ternyata itu basi sebasi2nya, bahkan Cuma bikin badan sakit-sakit dan justru mual krn kelempar kiri-kanan doang. Bgitu sampai disana, ternyata ada tower yang berdiri tegak di tengah taman. Yes, it’s the Blue Fall, free fall tower. Nope, bukan free fall macam Tower of Terror-nya Disneysea yang cuma dienjot-enjot aja, tapi penumpang benar-benar dijatuhkan dengan kecepatan 125km/h dari ketinggian 107m hanya dalam hitungan detik saja. Rasanya jantungnya masih ketinggalan di atas deh..

2. Thunder Dolphin, Tokyo Dome City (Amusement Level : 8 )
Berkali-kali datang ke Tokyo Dome, tapi selalu kelewatan untuk nyobain wahana2nya yang keren-keren. Sampai akhirnya kesampaian juga, sayang Cuma bisa nyoba satu hypercoaster yang satu ini aja, krn Linear Gale (Inverted Shuttle coaster) lagi maintenance  Tapi Thunder Dolphin juga tidak mengecewakan, at all! Ketinggian (79m), speed (130 km/h), loop, dan durasi yg panjang, it’s all there! Mau banget naik lagi!

1. Eejanaika, Fujikyuu Highland (Amusement Level : 8 )
This, definitely, is my most favourite ride! Fourth-dimension coaster setinggi 75m ini punya 14x loop, dengan kecepatan 125 km/h, jadi pastinya penumpang dijungkir balikkan berkali-kali, 360-derajat! But it felt realllyy goood! Dan kursinya menghadap ke belakang, so we never really know what’s coming. Seru abis! Sayang durasinya yang nggak sampai dua menit itu kayaknya kok terlalu pendek ya, padahal ngantrinya bisa sampai 3 jam! But still, it’s worth it! Totally!

Yang sampai sekarang masih mencadi idaman adalah Six Flags di US.. Ugghh.. Kingda Ka-nya bikin penasaraaann!!! Belum kesampaian juga nyobain bungee jumping, sama G-Maxnya Clarke Quay. Sekaligus menunggu Battlestar Galactica-nya Universal Studio Singapore dan The Dragon Challenge-nya Harry Potter World! Can’t hardly wait!

Cheers,

Esti

Advertisements

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: